Olahraga Pernafasan Bagi Perokok

Merokok dapat merubah kinerja paru-paru sehingga dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk bernafas dalam-dalam. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan melakukan olahraga pernafasan. Jenis olahraga yang mengajarkan beberapa teknik bernafas agar paru-paru kembali berfungsi baik.

Olahraga pernafasan ini tidak hanya membantu mengatasi masalah pada perokok. Tetapi juga membantu menenangkan pikiran, dan menghindari serangan bad mood.

644359_368123026591168_1138594890_n

Pursed-lip breathing

Teknik ini mampu memperbaiki fungsi paru-paru dan meningkatkan kinerjanya. Mulailah dengan posisi berdiri tegak dan ambil nafas dalam-dalam melalui hidung. Rasakan udara memasuki paru-paru Anda.

Selanjutnya, buanglah nafas melalui mulut. Dan pastikan mulut Anda berbentuk seperti akan bersiul. Buanglah nafas sebanyak Anda menghirup udara. Ulangi teknik ini beberapa kali.

Coordinated breath

Teknik ini dapat membantu otot dan jaringan dalam tubuh mendapatkan oksigen yang cukup, khususnya ketika Anda sedang berolahraga. Untuk memulainya, cobalah untuk menarik nafas melalui hidung setiap kali Anda mulai berolahraga.

Ketika tiba di waktu gerakan olahraga terberat dan Anda merasa kesulitan, mulailah membuang nafas melalui mulut. Namun pastikan posisi bibir rapat. Teknik ini membantu Anda mengatur nafas saat berolahraga agar lebih kuat.

Diaphragmatic breathing

Sebagai perokok, tubuh Anda akan menggunakan otot lain untuk membantu pernafasan. Otot lain itu di antaranya; tulang rusuk, leher ataupun perut untuk bisa bernafas dalam-dalam. Padahal umumnya, pernafasan menggunakan otot area diafragma.

Merasa sering kehabisan nafas terlebih jika menjalani olahraga berat? Lakukanlah teknik pernafasan diafragma. Mulailah teknik pernafasan ini dengan posisi terlentang dan taruhlah buku kecil atau tangan Anda tepat di atas perut.

Fokus pada tangan atau buku yang disimpan di atas perut ketika mulai menarik dan membuang nafas. Pastikan posisi tangan atau buku tersebut terangkat ketika Anda menarik nafas dan berada di posisi bawah ketika membuang nafas. Lakukan teknik ini selama 20 menit setiap harinya.

Jika Anda kesulitan dengan posisi terlentang, bisa dengan cara berdiri. Tempelkan kedua tangan pada dinding di depan Anda. Lakukan gerakan seperti push up namun bedanya Anda melakukannya dalam posisi berdiri. Posisi ini membantu Anda melatih pernafasan menggunakan diafragma ataupun nafas yang pendek.

   Masalah nafas pendek umum ditemukan pada perokok. Mengingat fungsi paru-paru yang sudah terkena dampak negatif rokok. Tingkatkan kembali fungsi paru-paru Anda dengan melakukan olahraga pernafasan secara rutin dan tentunya diiringi pola hidup sehat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s