ANKLE STRAIN

Created by:

Satriyo Pamungkas                1060 3141 043

 

 

 

PROGRAM STUDI ILMU KEOLAHRAGAAN

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2011

 

 A.          LATAR BELAKANG MASALAH

Cedera sering dialami oleh seorang atlit, seperti cedera goresan, robek pada ligamen, atau patah tulang karena terjatuh. Cedera tersebut biasanya memerlukan pertolongan yang profesional dengan segera. Banyak sekali permasalahan yang dialami oleh atlit olahraga, tidak terkecuali dengan sindrom ini. Sindrom ini bermula dari adanya suatu kekuatan abnormal dalam level yang rendah atau ringan, namun berlangsung secara berulang-ulang dalam jangka waktu lama. Jenis cedera ini terkadang memberikan respon yang baik bagi pengobatan sendiri.

Tak ada yang menyangkal jika olahraga baik untuk kebugaran tubuh dan melindungi kita dari berbagai penyakit. Namun, berolahraga secara berlebihan dan mengabaikan aturan berolahraga yang benar, malah mendatangkan cedera yang membahayakan dirinya sendiri.

Cedera pergelangan kaki atau yang biasa disebut cidera engkel merupakan cidera akut yang sering dialami oleh para olahragawan. Adapun cidera engkel terjadi ini karena adanya penekanan melakukan gerakan secara tiba-tiba atau beban pada pergelangan kaki terlalu berat yang menyebabkan otot atau tulang yang ada dipergelangan kaki ini tidak sanggup menahan beban itu yang berefek pada retaknya tulang atau robeknya ligament pada persendian pergelangan kaki. Disebut cidera engkel adalah apabila bagian tulang atau otot disekitar pergelangan kaki ini mengalami cidera baik ringan atau berat. Yamg dimaksud terjadi cidera ringan adalah apabila dalam struktur atot atau ligament dibagian engkel ini terjadinya robekan pada calcaneo fibular ligamen, anterior talofibular ligamen, otot tendo Achilles, otot gastroknemius, otot seleus, namun apabila sampai terjadi retak pada tulang tibia atau talus atau sampai terjadi putus pada bagian otot-otot seperti otot tendo atau gastroknemius dan pada ligament maka cidera tersebut tergolong cidera akut.

 

Menurut Depdiknas (1999: 632) “otot merupakan urat yang keras atau jaringan kenyal dalam tubuh yang fungsinya untuk menggerakkan organ tubuh”. Pengertian tendo menurut Hardianto Wibowo (1995: 5) adalah jaringan ikat yang paling kuat (ulet) berwarna keputih-putihan, bentuknya bulat seperti tali yang memanjang. Adapun strain dan sprain yang mungkin terjadi dalam cabang olahraga renang yaitu punggung, dada, pinggang, bahu, tangan, lutut, siku, pergelangan tangan dan pergelangan kaki.

 

Download Full Here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s